Memerangi Berita Palsu Jadi Tema Hari Komunikasi Sedunia 2018 – Paroki Santa Maria Bunda Penasihat Baik – Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Memerangi Berita Palsu Jadi Tema Hari Komunikasi Sedunia 2018

Memerangi Berita Palsu Jadi Tema Hari Komunikasi Sedunia 2018
by

Mengingat dampak perpecahan yang disebabkan oleh berita palsu, Paus Fransiskus menekankan pentingnya menyampaikan pesan kebenaran dan itu dituangkan dalam pesan Hari Komunikasi Sedunia mendatang.

Pesan itu menekankan perlunya mempelajari sebab dan akibat dari informasi yang tidak benar dan mempromosikan jurnalistik yang profesional, yang selalu mencari kebenaran dan sehingga tercipta perdamaian dan pemahaman di dunia, demikian pesan yang disampaikan paus melalui Sekretarian Komunikasi Vatikan.

“Kebenaran akan membebaskan: berita bohong atau jurnalisme damai” akan menjadi tema perayaan Hari Komunikasi Sedunia tahun 2018. Tema hari komunikasi itu diumumkan setiap tanggal 29 September, pesta malaikat agung Mikael, Gabriel dan Rafael.

Tema yang dipilih Paus Fransiskus terkait dengan ‘fake news’ atau berita bohong, yakni penyebaran informasi tidak benar yang menyuburkan polarisasi pendapat yang kuat dalam masyarakat. “Seringkali mencakup pemalsuan fakta, yang mempengaruhi sikap pada tingkat individu dan kolektif,” demikian pesan tersebut seperti dilaporkan Catholic News Service.

Dengan adanya begitu banyak pemain kunci dalam dunia media sosial, internet dan politik mulai mengalami fenomena ini, dan gereja juga ingin memberikan kontribusi positif.

Pesan paus untuk hari komunikasi dunia tersebut akan mengusulkan “refleksi atas penyebab dan konsekuensi logis dan kesalahan informasi di media dan mencoba untuk membantu mempromosikan jurnalisme profesional yang selalu mencari kebenaran, menekankan jurnalisme damai yang mempromosikan saling pengertian antara sesama manusia.

Kebanyakan keuskupan di seluruh dunia merayakan Hari Komunikasi Sedunia pada 13 Mei 2018, Hari Minggu Pentekosta. Vatikan akan mengeluarkan pesan paus untuk tujuan tersebut pada 24 Januari, pesta St Fransiskus de Sales, pelindung para jurnalis.

(Sumber: UCAN Indonesia)

share

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: