Senin, 30 April 2018 – Paroki Santa Maria Bunda Penasihat Baik – Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Senin, 30 April 2018

Senin, 30 April 2018
by

Percikan Nas
Senin, 30 April 2018
Pius V, Benedictus dr Urbino
warna liturgi Putih

Bacaan-bacaan:
Kis. 14:5-18; Mzm. 115:1-2,3-4,15-16; Yoh. 14:21-26. BcO Kis. 17:1-18

Nas Injil:
21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” 22 Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” 23 Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. 24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. 25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; 26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Percikan Nas
Sebuah pesan yang penting akan disampaikan kepada pendengar yang tepat. Orang akan memilih kepada siapa ia akan menyampaikan pesan tersebut. Semakin istimewa dan rahasia maka semakin sedikit yang akan diberi pesan tersebut.
Banyak pesan khusus disampaikan Yesus kepada para rasul. Bahkan mereka sering mendapatkan penjabaran arti dari perumpamaan yang Yesus sampaikan. Pesan-pesan itu tidak diberikan kepada khalayak umum. Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?” (Yoh 14:22).
Hidup harian kita pun memuat pesan-pesan khusus. Tidak semua yang kita pikirkan dan alami mesti disampaikan kepada semua orang. Hanya mereka yang ngember dan gampang menilai orang dari luaran akan gampang nyinyir dan mengumbar gosip. Sebagai orang yang mengimani Kristus kita perlu pintar dalam berkabar dan tidak gampang nyinyir dan ngember dengan sesuatu yang tidak kita ketahui dengan baik.

Doa:
Tuhan semoga aku mampu menangkap pesan-pesan istimewa-Mu. Semoga aku pun makin pintar dalam berbagi kisah. Jagailah aku supaya tidak gampang nyinyir dan nggosip. Amin.

Berbagi Pesan.
(goeng).

share

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: