Senin, 12 Februari 2018 – Paroki Santa Maria Bunda Penasihat Baik – Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Senin, 12 Februari 2018

Senin, 12 Februari 2018
by

Percikan Nas
Senin, 12 Februari 2018
St. Humbelina
warna liturgi Hijau

Bacaan-bacaan:
Yak. 1:1-11; Mzm. 119:67,68,71,72,75,76; Mrk. 8:11-13. BcO 1Tes. 2:13-3:13.

Nas Injil:
11 Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga. 12 Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: “Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda.” 13 Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.

Percikan Nas
Baru saja hari minggu kemarin Gereja mendapat provokasi yang sadis. Orang baru misa malah dikacaukan oleh tindakan brutal tak manusiawi. Hal ini memancing aneka macam sikap. Ada yang pingin membalas. Ada yang diam. Ada yang takut. Ada yang mengutuk. Ada yang diplomatis. Ada pula yang bersuara tajam menuntut pengusutan secara tuntas. Dan mungkin masih banyak lagi keinginan-keinginan yang lain.
Memang situasi itu menjadi tantangan tersendiri. Mengedepankan emosi tentu tidak baik. Diam begitu saja juga tidak benar. Perlu dibangun suatu pembelajaran yang menghambat terjadinya pengulangan kejadian yang sama. Yesus pun tidak suka dengan orang Farisi yang menuntut tanda. Ia pun menegur mereka dan meninggalkan mereka. “Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda” (Mrk 8:12).
Apa yang perlu kita lakukan kala menghadapi tuntutan-tuntutan dan tindakan yang brutal?

Doa:
Tuhan semoga aku bisa menyikapi sesuatu yang menjengkelkan dengan tenang dan tajam. Jangan biarkan kami berada dalam ancaman yang menakutkan. Amin.
(goeng)

share

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: