Sabtu, 18 Agustus 2018 – Paroki Santa Maria Bunda Penasihat Baik – Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Sabtu, 18 Agustus 2018

Sabtu, 18 Agustus 2018
by

Percikan Nas
Sabtu, 18 Agustus 2018
Angelus Agustinus Mazzinghi, Mikael Aloysius, Alberto Hurtado Cruchaga
warna liturgi Hijau

Bacaan-bacaan:
Yeh. 18:1-10,13b,30-32; Mzm. 51:12-13,14-15,18-19; Mat. 19:13-15. BcO Za. 14:1-21.

Nas Injil:
13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 14 Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.” 15 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

Percikan Nas:
Membaca bacaan ini saya teringat masa kecil saya dulu. Sejak belum sekolah saya sudah sering ikut kakak saya misa pagi. Ketika belum komuni saya sudah sering ke pasturan untuk ngirim air putih mateng dan air kacang ijo. Saya juga sudah jadi misdinar sampai akhirnya masuk seminari Mertoyudan. Orang tua saya tahu kalau natal atau paskah sering tidur di Gereja.
Tuhan membiarkan anak-anak datang kepada-Nya. Ia malah menegur para murid yang melarang anak-anak itu datang kepada Tuhan. Ia pun menerima mereka dan memberkati mereka.
Kiranya pembiasaan anak-anak dekat dengan Tuhan perlu kita lakukan sejak dini. Dalam ekaristi bagaimana anak-anak diajari mengikuti ekaristi dengan tekun. Mungkin ada yang watir rewel, lalu tidak mengajari mereka tekun misa tapi malah dimong di luar atau dibiarkan berlari-lari dan bermain di luar gereja. Kalau tidak sejak dini diajari anak akan kesulitan untuk mengerti dan mencintai Ekaristi. Maka mari kita bawa anak-anak mendekat pada Tuhan. Tuhan akan menyambut anak-anak yang datang pada-Nya dan akan memberkati mereka.

Doa:
Tuhan kupersembahkan anak-anak kami ke hadapan-Mu. Sudilah Engkau menerima dan memberkati mereka. Semoga kami pun tekun menghantar dan mendidik anak-anak untuk berdekatan dengan-Mu. Amin.

Mendekatkan anak pada Tuhan.
(goeng).

share

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: