Minggu, 20 Mei 2018 – Paroki Santa Maria Bunda Penasihat Baik – Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Minggu, 20 Mei 2018

Minggu, 20 Mei 2018
by

Percikan Nas
Minggu, 20 Mei 2018
HARI RAYA PENTAKOSTA
warna liturgi Merah

Bacaan-bacaan:
Kis. 2:1-11; Mzm. 104:1ab,24ac,29bc,-30,31,34; Gal. 5:16-25; Yoh. 15:26-27; 16:12-15. BcO Rm. 8:5-27.

Nas Injil:
26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. 27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.” 12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. 13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. 14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. 15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”

Percikan Nas
Hari ini adalah hari raya Pentakosta. Hari raya turunnya Roh Kudus. Roh Kudus adalah yang dijanjikan Yesus kepada para murid. Roh ini yang akan menuntun para murid untuk sampai dan mengenali Kebenaran sejati. Dalam bimbingannya para murid mampu berbicara dalam aneka bahasa dan pembicaraannya bisa dimengerti oleh aneka bangsa dan kalangan.
Roh Kudus yang mendampingi, menuntun dan menghibur para murid masih terus berkarya dalam dunia sejarah kita. Ia yang dijanjikan Tuhan itu bekerja dan menuntun kita pada arah dan tujuan hidup kita. Ia bekerja dalam segala bentuk, peristiwa, tanda dan lain-lain. Ia menyejarah dalam ruang dan waktu perjalanan hidup kita. Tuntunannya akan menghantar kita sampai pada kebenaran sejati.
Kuat kuasa Roh Kudus bekerja secara lembut dalam diri umat manusia. Ia menghantar manusia menuju sang Cinta, walau sering tuntunannya berlawanan dengan keinginan daging kita dan terasa berat. Namun kala kita berani melepaskan keinginan daging kita dan nenuruti tuntunan Roh Kudus kita akan menemukan jalan yang ringan dan menghasilkan sukacita sejati.

Doa:
Datanglah ya Roh Kudus. Penuhilah hati umat-Mu dengan nyala kasih-Mu. Kobarkanlah hati kami dalam perbuatan baik. Tuntunlah kami untuk selalu dalam persatuan dengan kasih kepada-Mu dan sesama. Amin.

Roh Kudus.
(goeng).

share

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: