Jumat, 12 Oktober 2018 – Paroki Santa Maria Bunda Penasihat Baik – Wates, Kulon Progo, Yogyakarta

Jumat, 12 Oktober 2018

Jumat, 12 Oktober 2018
by

Percikan Nas
Jumat, 12 Oktober 2018
Serafianus dr Montegranaro, maria Teresa Fasce
warna liturgi Hijau

Bacaan-bacaan:
Gal. 3:7-14; Mzm. 111:1-2,3-4,5-6; Luk. 11:15-26. BcO Sir. 6:5-37

Nas Injil:
15 Tetapi ada di antara mereka yang berkata: “Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.” 16 Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia. 17 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. 18 Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. 19 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. 20 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. 21 Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya. 22 Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya. 23 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.” 24 “Apabila roh jahat keluar dari manusia, iapun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian, dan karena ia tidak mendapatnya, ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. 25 Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu bersih tersapu dan rapih teratur. 26 Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula.”

Percikan Nas
Kejahatan terasa datang selalu lebih kuat daripada kejahatan sebelumnya. Seorang yang telah ditangkap dan dipenjara kala sudah bebas sering lebih jahat dari sebelumnya. Kita tidak tahu apakah penjara yang sebenarnya menjadi lembaga pemasyarakatan malah menjadi sekolah bagi mereka yang pernah mendekam di sana. Memang banyak pula yang kemudian menjadi baik.
Tuhan bersabda, “Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula” (Luk 11:26). Iblis yang terusir akan kembali ke tempat sebelumnya dengan kekuatan yang lebih besar.
Apakah kita harus mengusir setan dan kejahatan? Jawabannya jelas: harus. Karena ia yang terusir itu akan datang lagi dengan kekuatan yang lebih besar maka kita pun perlu menyiapkan energi yang lebih besar untuk menghadapinya. Bersama Tuhan kekuatan setan tidak akan mampu melawan.

Doa:
Tuhan bebaskanlah kami dari yang jahat. Jagailah kami dari aneka serangan setan yang makin kuat. Kami percaya bahwa bersama-Mu kami sanggup menghadapi ancaman setan. Amin.

Usir yang jahat.

Oktober adalah Bulan Rosario
(goeng).

share

Recommended Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: